Kembali ke Daftar Berita
Kegiatan

SMAM DUMA Jadikan Trofeo Futsal Sebagai Ruang Untuk Mempererat Silaturahmi Warga Muhammadiyah

Salman A. Ridwan 18 Aug 2026 341 Dilihat 0 Dibagikan
Bagikan: X
SMAM DUMA Jadikan Trofeo Futsal Sebagai Ruang Untuk Mempererat Silaturahmi Warga Muhammadiyah

PAMULANG — SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang (SMAM DUMA) bergerak untuk membuka ruang perjumpaan antar guru dan karyawan Muhammadiyah melalui Trefeo Futsal (Sabtu, 15/08/2026). Trofeo Futsal ini Bernama Muhammadiyah Futsal League, yang dilaksanakan di Lapangan Ahmad Dahlan Sport Center, SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang.

Kegiatan ini mempertemukan tiga tim futsal, diantaranya SMAM DUMA sebagai tuan rumah, Guru dan Karyawan MUSEPA (Muhammadiyah Setiabudi Pamulang), serta dari MBS (Muhammadiyah Boarding School) Ki Bagus Hadikusumo.

Bagi SMA DUMA sebagai penyelenggara kegiatan ini, dipilihnya kompetisi futsal sebagai inti dari kegiatan ini, karena SMAM DUMA berharap bahwa lapangan dapat menjadi ruang yang lebih cair untuk mempertemukan orang-orang yang selama ini berada dalam lingkungan kerja di Lembaga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Selain itu, kegiatan ini pun dirancang untuk menghubungkan kesempatan berinteraksi secara lebih dekat.

Yudi Munggaran, sebagai ketua pelaksana kegiatan menjelaskan, bahwa kejuaraan MFL 2026 ini lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengampanyekan gaya hidup sehat di kalangan para pendidik dan karyawan Muhammadiyah. Mengapa bidang olah raga yang dipilih, karena bidang ini lebih dekat dengan kegiatan yang positif dan menyenangkan.

“Trofeo futsal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat ukhwah Islamiyah dan mampu mempererat kebersamaan antar warga Muhammadiyah. Kami berharap, dengan dipilihnya bidang olahraga, sportivitas dan kerjasama di lapangan dapat menjalin hubungan yang semakin harmonis dan sinergis untuk membangun kebersamaan di persyarikatan Muhammadiyah”, ungkap Yudi.

Gagasan itu pun terlihat di sepanjang kegiatan. Para peserta tampil serius untuk mengejar kemenangan, namun suasana tetap berlangsung akrab. Mereka saling memberi semangat dan dukungan, ada juga canda-tawa yang terlihat di pinggir lapangan. Suasana seperti ini menunjukkan kompetisi berjalan dalam nuasa kebersamaan yang harmonis.

Bagi Dodi Mario, salah satu peserta dari MUSEPA yang dihubungi setelah kegiatan, MFL seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda dari pertemuan yang biasanya berlangsung dalam konteks pekerjaan. Pertemuan yang berlangsung dalam pekerjaan lebih cenderung formal, kaku, dan serius. Di Trofeo suasananya lebih cair dan menyenangkan.

“Di sini kita dapat saling berkenalan dengan rekan-rekan yang berkerja di AUM lewat olahraga, bukan lewat meja rapat. Di sini, konteksnya kita saling bertemu dengan suasana yang lebih santai. Meskipun turnamen ini ada unsur kompetisinya, suasananya tetap berlangsung lebih akrab dan penuh kekeluargaan. Kompetisinya sehat, semangatnya tetapi silaturahmi. Saya berharap, trofeo ini bisa berlangsung secara berkelanjutan dengan suasana yang lebih seru lagi dan meriah lagi”, ungkap Dodi Mario.

Pada ranah kompetisi, yang menjadi juara dalam kompetisi Trofeo adalah MBS Ki Bagus Hadikusumo, Jampang, Bogor. Sedangkan SMAM DUMA dan MUSEPA turut memberikan persaingan yang ketat dalam kompetisi tersebut.

Saat dihubungi, Kepala Sekolah MBS Ki Bagus Hadikusumo, Shidiq Anshori, M.Ag., mengungkapkan bahwa gelar juara yang mereka raih merupakan bagian dari kebanggaan yang diiringi oleh rasa syukur. Kemenangan ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka, selain berhasil menjadi juara, mereka juga dapat membawa nama baik MBS dalam ajang silaturahmi dan kompetisi antar sekolah Muhammadiyah.

“Nilai penting dari kegiatan ini adalah silaturahmi. Kompetisi bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi kita (antar warga Muhammadiyah) bisa saling bertemu dan saling mengenal, membangun komunikasi, dan mempererat persaudaraan antar sekolah Muhammadiyah”, ungkap Shidiq Anshori.

Trofeo MFL yang digelar oleh SMAM DUMA ini juga sekaligus menjadi bagian dari menyemarakan untuk menyambut HUT kemerdekaan RI ke-81. Melalui kegiatan olahraga, SMAM DUMA menghadirkan bentuk perayaan kemerdekaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong interaksi dan kompetisi yang sehat, khususnya di kalangan warga persyarikatan.

Kegiatan Trofeo MFL ini merupakan salah satu bentuk kontribusi sekolah dalam membangun ekosistem Muhammadiyah yang lebih terkoneksi. Ketika guru dan karyawan dari berbagai lingkungan dapat bertemu di luar rutinitas pekerjaan, komunikasi dan hubungan antar-lembaga pun memiliki ruang untuk tumbuh secara lebih alami dan organik.

Meski Trofeo MFL berakhir dengan kemenangan MBS sebagai juara, namun bagi SMAM DUMA dengan berakhirnya pelaksanaan kompetisi ini tidak hanya diukur dari point yang terpampang di tabel pertandingan. Yang penting adalah terciptanya ruang perjumpaan yang mempertemukan tiga lingkungan Muhammadiyah dalam semangat olahraga, sportivitas, dan persaudaraan.

Dan dari lapangan futsal SMAM DUMA kita dapat melihat sebuah pesan yang mengemuka, bahwa kompetisi dapat menjadi tempat untuk saling bertemu, dan melalui pertemuan bisa menjadi jalan untuk memperkuat persaudaran. (*)